Kandungan Habbatussauda

Kanker merupakan penyakit mematikan bagi masyarakat dunia, namun kandungan Habbatussauda rupanya bisa digunakan untuk pencegahan. Lebih baik mencegah daripada mengobati memang benar adanya, karena penyakit ini tidak pandang bulu.hamilife.co.id

Jumlah penderita kanker di Indonesia pada tahun 2018 meningkat dari 1,4% menjadi 1,8%, sehingga menempati urutan ke delapan di Asia Tenggara. Namun jangan khawatir, 30-50% masih dapat diatasi.

Salah satunya adalah dengan mengonsumsi Habbatussauda atau jintan hitam yang kaya akan antioksidan, bagus untuk kesehatan. Herbal ini mengandung asam amino, protein, multivitamin, Omega 3 hingga 9, membawa banyak manfaat.

Mengapa Kanker Bisa Menyerang Tubuh?

Kanker terjadi karena pertumbuhan sel abnormal yang tidak terkontrol, sehingga mengakibatkan jaringan tubuh menjadi rusak. Tubuh manusia terus berkembang membentuk jaringan baru, terus berjalan hingga akhirnya mati.

Sel kanker tidak akan mati begitu saja, malah akan membelah diri sampai jumlahnya tidak dapat dikendalikan. Penyakit ini mungkin muncul di bagian tubuh mana saja, terbukti dari banyaknya jenis kanker.

Biang utama kanker adalah perubahan atau mutasi gen pada sel, yaitu kondisi dimana struktur gen berubah. Sel dalam tubuh manusia akan membelah diri, dari aktivitas ini akan muncul risiko kerusakan.

Mutasi akan meningkatkan risiko kanker apabila terjadi lebih dari lima kali serta melibatkan banyak gen berbeda. Sel kanker besar terakumulasi selama bertahun-tahun lamanya dari proses pembelahan tersebut.

Terdapat dua faktor internal dan eksternal penyebab penyakit ini bisa terjadi. Faktor internal berupa keturunan, sedangkan eksternal berupa perubahan hormon, kurang olahraga, radiasi, merokok, penggunaan bahan kimia berbahaya, hingga obesitas.

Penyakit ini bisa diturunkan, apabila keluarga kamu pernah mengalami gejalanya. Para lansia rentan terkena kanker, mulai saat ini hindari kebiasaan buruk yang tidak sehat seperti merokok, seks bebas, hingga alkohol.

Pengobatan dapat dilakukan dengan kandungan Habbatussauda dan kemoterapi, yaitu menggunakan zat kimia kuat untuk membunuh mutasi tersebut. Kemoterapi merupakan salah satu cara efektif, namun efek sampingnya perlu dipertimbangkan.

Selain itu, pasien juga bisa mencoba radioterapi, pengobatan yang mengandalkan sistem kerja radiasi gelombang energi tinggi, misalnya sinar X, gama, proton, hingga elektron. Radioterapi juga dipakai dalam pengobatan tumor.

Bagaimana cara mengetahui gejalanya apabila sudah terserang penyakit? Ketika muncul perubahan pada kulit, muncul benjolan tidak wajar, terus menerus batuk atau sesak nafas, terjadi perdarahan, maka segera periksakan.

Mencegah Datangnya Kanker Sejak Dini

Mencegah penyakit perlu dilakukan sejak dini selagi sempat, karena jika sudah terjadi akan sangat sulit menyembuhkannya. Diketahui, ada beberapa jenis kanker tanpa gejala, bagaimana cara mencegahnya terjadi?

  1. Rutin Melakukan Aktivitas Fisik

Menjaga berat badan tetap ideal adalah strategi tepat untuk menghindarkan diri dari penyakit. Menjaga berat badan perlu dilakukan dengan komitmen serta konsistensi yang tinggi, agar benar-benar terwujud.

 

Berdasarkan penelitian, aktif secara fisik bisa menurunkan risiko terkena kanker hingga 10-20%. Aktivitas fisik bisa bermacam-macam, tergantung kemampuan juga keinginan, mulai dari olahraga ringan hingga berat.

 

  1. Lindungi Diri dengan Kandungan Habbatussauda Terbaik

Pada stadium awal, gejala kanker umumnya sulit dideteksi, baru bisa dirasakan setelah menginjak stadium lanjutan. Oleh karena itu, lakukan deteksi dini serta lengkapi asupan dengan Habbatussauda untuk pencegahan.

 

  1. Tidak Merokok dan Minum Alkohol Berlebihan

Rokok adalah salah satu penyebab terjadinya kanker paru-paru, kerongkongan, mulut, tenggorokan, ginjal, hingga kandung kemih. Padahal jika dihisap hanya berupa asap, namun bahayanya sangat mengkhawatirkan.

 

Sering minum minuman beralkohol juga meningkatkan risiko terkena kanker selain kebiasaan buruk, yaitu merokok. Alkohol mempunyai sifat karsinogen yang merusak jaringan tubuh, berbeda dengan kandungan Habbatussauda yang tinggi antioksidan.

 

  1. Konsumsi Makanan Sehat

Konsumsi makanan sehat akan memenuhi asupan nutrisi sesuai kebutuhan tubuh manusia. Mulai sekarang, perbanyak konsumsi buah-buahan, biji-bijian, sayuran, hingga kacang-kacangan untuk meningkatkan imunitas dan mendapat asupan gizi.

 

Batasi konsumsi makanan olahan tinggi kalori, seperti mengandung minyak atau santan. Hindari pemanis buatan atau gula berlebih, juga makanan berkolesterol tinggi, untuk mencegah penumpukan lemak.

Kandungan Habbatussauda untuk Antikanker, Apakah Benar?

Jintan hitam atau Habbatussauda mempunyai kandungan antioksidan tinggi, sehingga dapat menghambat pertumbuhan kanker. Berbagai jenis kanker seperti payudara, darah, dan sebagainya dapat diatasi menggunakan tumbuhan ini.

Jintan hitam memang memiliki khasiat serta manfaat beragam, dibuktikan dari penelitian mahasiswa Fakultas Farmasi Universitas Katholik Widya Mandala Surabaya. Jintan hitam memang dapat digunakan untuk antikanker.

Habbatussauda atau jintan hitam mempunyai kandungan timokuinon yang memberi efek antikanker, terbukti dari pengurangan ekspresi COX2 sebagai salah satu penanda awalnya. Sudah cukup membuktikan manfaat luar biasa.

Salah satu rekomendasinya adalah Habbatussauda Cap Kurma Ajwa, dihaluskan dengan teknik khusus. Sehingga serbuknya sangat lembut, memaksimalkan proses penyerapannya ke dalam tubuh sebagai pencegahan dini.

Kamu bisa mendapatkan produk bermanfaat ini di apotek atau toko obat herbal terdekat. Kandungan Habbatussauda Cap Kurma Ajwa dari Hamilife memang terbukti sebagai antikanker terbaik.